"BERBAGI ITU HAPPY"

Showing posts with label MURAI. Show all posts
Showing posts with label MURAI. Show all posts

1/16/2018

CARA MUDAH MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN ANAKAN BURUNG MURAI

AAN BUDIYANTO | 1/16/2018 | 4 Comments so far
ZONATIPSINDONESIA. Saat ingin membeli atau memilih anakan burung murai terkadang yang membuat seseorang ragu ragu adalah belum bisa membedakan jenis kelaminnya. Terlebih lagi saat itu burung masih usia sangat muda, sekitar usia 1,5 bulan, atau lepas loloh sampai dengan usia 5 bulan. Secara fisik ciri ciri tersebut terkadang sangat mirip dan membingungkan antara peranakan satu dengan peranakan yang lain.


Membutuhkan pengalaman dan pengetahuan yang baik tentunya, untuk membedakanya, untuk itu, kali ini akan kami bagikan artikel tentang cara membedakan jenis kelamin anakan burung murai ketika masih trotolan atau sekitar usia 1,5 bulan atau lepas loloh.

MELIHAT CIRI PADA BAGIAN KEPALA ANAKAN BURUNG MURAI


Banyal ciri ciri yang bisa dilihat dibagian kepala ini.

KEPALA

Secara umum untuk anakan burung murai berjenis kelamin jantan memiliki bentuk kepala lebih besar, terlihat cepak atau datar. Sedangkan Betina tampak lebih kecil, menonjol atau tampak bulat,

MATA

Pada tatapan matanya, anakan burung murai berjenis kelamin jantan sorotan matanya lebih tajam dan tampak besar, sedangkan pada betina sorotan matanya terlihat biasa saja, terkadang tampak lebih kecil. Dan pada garis mata anakan burung murai jantan telihat lebih tebal, dan berwarna tegas, sedangkan pada betina, tampak lebih tipis, dan diatas matanya ada garis alis berwarna orange.
Warna bulu pada bagian bawah mata menuju leher, anakan burung murai jantan ketika masih berusia sekitar 45 hari tidak ada warna bulu trotol bintik bintik orange, sedangkan pada betina, kebanyakan akan tampak terlihat.

PARUH

Pada paruh anakan burung murai jantan untuk paruhnya tampak lebih tebal baik itu paruh bagian atas maupun bawah, namun yang mudah terlihat biasanya paruh bagian bawahnya tampak lebih tebal, atau sedikit cembung kebawah, jika dilihat dari samping, dan jika dilihat dari atas akan tampak lebih lebar.


MELIHAT CIRI CIRI BULU ANAKAN BURUNG MURAI


Secara umum untuk warna bulu anakan burung murai berjenis kelamin jantan memiliki warna yang lebih tegas, atau gelap jika dibandingkan dengan betina. Bahkan dalam beberapa kasus, trotolan jantan tampak lebih mengkilap. Dan untuk warna bulu betina akan tampak lebih kusam atau hitam pudar mwngarah ke abu abu.

BULU LEHER

Pada anakan burung murai jantan, warna trotol dibagian leher banyak didominasi oleh trotol bulu warna hitam, sedangkan betina berwarna coklat muda.

BULU DADA

Warna trotol pada bagian dada anakan usia 45 hari burung murai berjenis kelamin jantan memiliki warna kuning atau coklat tua sedangkan trotol betina memiliki warna coklat muda mengarah ke putih.

MOTIF BULU TROTOL

Untuk motif bulu trotol anakan burung murai jantan, memiliki trotol berbentuk bulat, sedangkan pada betina berbentuk memanjang, atau lonjong. Hal ini bisa berbeda beda untuk masing masing burung. Dan terkadang perbedaan ini juga nyaris sama atau tidak terlihat. Perhatikan secara seksama.

CARA MUDAH MEMBEDAKAN JENIS KELAMIN ANAKAN BURUNG MURAI
Anakan burung murai usia sekitar 4 bulan

MELIHAT CIRI CIRI PADA BAGIAN KAKI ANAKAN BURUNG MURAI 


Pada ciri ciri ini secara umum jari jari kaki anakan burung murai berjenis kelamin jantan tampak lebih besar dan kekar, meskipun terkadang tampak lebih pedek, sedangkan pada betina jari jari kakinya tampak lebih kecil atau terlihat lentik. 

MELIHAT CIRI CIRI PADA BAGIAN EKOR ANAKAN BURUNG MURAI 


Pada anakan burung murai berjenis kelamin jantan memiliki ekor yang rapat, sedangkan pada betina sering mengembangkan atau membuka ekornya, seperti tingkah laku burung murai betina dewasa. 
Panjang ekor anakan burung murai berjenis kelamin jantan pada ekor utamanya tampak lebih panjang dari ekor kedua sekitar 2 CM, sedangkan pada betina hampir sama panjangnya, atau terpaut hanya lebih panjang sedikit.

MELIHAT CIRI CIRI PADA SUARA ANAKAN BURUNG MURAI 


Pada jenis suara ini, sebenarnya kami hanya ingin menyampaikan pentingnya katuranggan burung murai. Dan hal ini erat kaitanya dengan mental dan bisa saja mendekati anakan yang berjenis kelamin jantan. Untuk caranya pilihlah anakan burung murai yang memiliki suara krek dobel dan lebih ngebas atau tebal. Hal tersebut dipercaya burung memiliki mental yang sangat baik.

Dari semua ciri ciri diatas, bagi anda yang masih pemula dan masih ragu, saran kami, sebaiknya membeli dipedagang atau peternak yang memberikan jaminan jantan didalamnya. Hal tersebut lebih aman tentunya, sedikit lebih mahal lebih baik daripada salah memilih burung.

Demikian tips atau tjara membedakan jenis kelamin anakan burung murai, semoga bermanfaat.
"BERBAGI ITU HAPPY"

11/05/2017

CARA MUDAH MEMILIH BAKALAN BURUNG MURAI

AAN BUDIYANTO | 11/05/2017 | Be the first to comment!
ZONATIPSINDONESIA. Memelihara burung murai yang berkualitas harus memperhatikan berbagai faktor, dan salah satu diantaranya adalah faktor pemilihan bakalan / anakan burung murai yang akan dipelihara. Hal ini penting untuk dipahami karena burung yang berkualitas tentunya memiliki performa yang baik pula.

CARA MUDAH MEMILIH BAKALAN BURUNG MURAI

Artikel kali ini akan saya bagikan tips / cara memilih bakalan burung Murai untuk anda dan diantaranya adalah sebagai berikut :

MEMILIH BAKALAN MUDA


Dengan memilih burung yang masih muda tentunya dengan harapan burung masih bisa dirawat sesuai dengan keinginan anda. Dan untuk perawatanya juga lebih mudah.
Ada 2 jenis bakalan muda burung murai yaitu
  • Bakalan burung murai ternakan
  • Bakalan burung Murai muda hutan
Untuk Bakalan anakan burung murai dari hasil ternakan, lebih mudah dilakukan dan salah satu caranya yaitu dengan MEMILIH TRAH / BIBIT KETURUNAN. Bagi anda yang berminat untuk mencari bakalan dari anakan yang dihasilkan dari peternak, anda bisa melihat kualitas induknya, dari suara, postur tubuh, dan mungkin prestasi dari indukan bila pernah diikutkan dalam lomba burung. Karena dengan mengetahui trah yang bagus kemungkinan besar akan menurun pada anaknya, dan cara ini sangat dipercaya dan sering dipakai oleh para master burung murai dalam memilih bakalan yang baik. Cara ini memang sedikit lebih mahal, namun tidak banyak resiko didalamya.

Dan untuk ciri ciri lainya selebihnya bisa anda dilihat seperti cara memilih bakalan burung murai muda hutan seperti dibawah ini.

MEMILIH BAKALAN BURUNG MURAI MUDA HUTAN


SUARA


  • Suara krek

Dengan memperhatikan suara nyekrek / krek dari bakalan burung murai bisa dilakukan untuk menandai burung tersebut memiliki respon yang baik, hal ini berkaitan dengan keberanian burung murai dalam merespon ancaman. 
Pilihlah burung yang sering mengeluarkan suara krek dobel atau 2X.

  • Ngriwik

Memilih burung murai muda hutan yang sudah dipisah pisah dikandang, lebih memudahkan anda memilihnya yaitu dengan memantau burung tersebut ngiwik, karena burung muda yang sudah ngriwik kemungkinannya adalah burung yang sehat dan tidak stress. sehingga persentase hidupnya lebih tinggi.

POSTUR TUBUH BAKALAN BURUNG MURAI


Postur yang baik akan berpengaruh baik pula pada kemampuannya dalam berkicau, dalam hal ini postur burung murai yabg perlu diperhatikan adalah
  1. Paruh yang panjang
  2. Mata yang melotot / tajam
  3. Kepala yang cepak / kotak
  4. Leher yang panjang menjuntai
  5. Badan yang kencang dan terlihat panjang
  6. Kaki yang panjang dan kuat (disarankan berwarna hitam / trotol belang)
Dan ciri ciri diatas sedikit susah karena membutuhkan perbandingan didalamnya, tetapi cara diatas terkadang bisa dilihat dari gerak gerik atau tingkah laku burung murai ketika nyekrek atau sedang mengangkat kepala.

TINGKAH LAKU BAKALAN BURUNG MURAI


Amatilah tingkah laku bakalan burung murai yang akan anda beli. Burung yang bagus meskipun belum berbunyi sering menegaskan badanya dengan sering mengangkat kepala dan ekornya. hal ini akan menandakan burung tersebut memiliki mental yang pemberani.

BULU YANG TIDAK RUSAK


Burung muda hutan meskipun belum jinak kelebihanya adalah memiliki bulu yang kuat atau jarang patah, hal tersebut dipengaruhi dari faktor gizi dan makanan yang didapat dengan sempurna ketika diloloh oleh induknya. Jadi jangan membeli burung yang bulunya rusak dengan alasan apapun.

"Catatan ciri burung murai yang masih muda pada tengorokanya berwarna putih. dan untuk burung murai dewasa berwarna hitam."

Demikian tips / cara mudah memilih bakalan burung murai, semoga bermanfaat.

"BERBAGI ITU HAPPY"

9/25/2017

CARA MERAWAT ANAKAN BURUNG MURAI SECARA LENGKAP

AAN BUDIYANTO | 9/25/2017 | 2 Comments so far
ZONATIPSINDONESIA. Merawat burung murai batu dari anakan sampai dengan dewasa secara lengkap akan saya bagikan untuk anda. Artikel ini adalah lanjutan  dari cara berternak burung Murai batu yang sebelumya saya bagikan, yang mana isinya hanya sampai dengan perawatan anak sampai di usia 1,5 bulan.

Seperti yang sudah saya sampaikan di artikel sebelumnya, setelah usia burung mencapai usia 1,5 bulan burung sudah bisa dipastikan aman untuk diadopsi atau dipisahkan dengan induknya tahapan selanjutnya adalah tahap perawatan anakan burung murai tersebut. 

CARA MERAWAT ANAKAN BURUNG MURAI SECARA LENGKAP

Ada 4 cara / tips penting yang harus dilakukan dalam merawat anakan burung murai tersebut.


1. PERAWATAN PAKAN ANAKAN BURUNG MURAI


Untuk masalah pakan disini diwajibkan untuk memberikan pakan yang baik untuk anakan burung murai batu. Adapun pakan yang harus diberikan adalah yang banyak mengandung protein tinggi tentunya, karena pada masa anakan ini burung murai yang masih usia dini ini berada dalam masa pertumbuhan. Dan untuk pakan yang harus diberikan yaitu jenis serangga, Seperti kroto, jangkrik dan ulat. Untuk cara dan komposisinya adalah sebagai berikut :


Untuk setelan kroto berikan kroto kroto pilihan jangan berikan kroto yang sudah layu. Buanglah semut yang menempel di telur semut tersebut, dan untuk jumlahnya berikan 1/2 - 1 sendok teh makan. Berikan pagi dan sore hari dan dalam 1 minggu minimal 2 X.


Untuk setelan jangkrik usahakan untuk memberikan kepada anakan murai batu  jangkrik yang masih anakan atau ukurannya kecil saja dulu. Dan berikan jangkrik dalam keadaan masih hidup. Hal ini juga untuk melatih mental anakan burung murai. Untuk jumlahnya berikan sebamyak 3 - 5 ekor setiap pagi dan sore. Usahakan tidak memberikan jangkrik dengan tangan langsung,  hal ini untuk menghindari burung terlalu jinak nantinya.


Untuk setelan ulat (HONGKONG) diberikan kepada burung murai secara umum baik anakan maupun dewasa sangat disarankan untuk jumlahnya tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sering, tetapi tetap harus diberikan, cukup 3 - 5 biji saja dalam 1 hari, dan berikan 2 X dalam 1 minggu, tetapi jangan diberikan bersamaan dengan waktu pemberian kroto. Selang selinglah dengan pemberian kroto yang juga 2 X dalam seminggu, sehingga pemberian pakan untuk jenis EF nya bisa bervariasi.


Untuk pemberian voer pilihlah voer yang kandungan gizinya lengkap, caranya bacalah label di kemasanya. Selain juga sangat bagus untuk membantu setelan pakan buat burung murai, keuntungan dengan memberikan voer adalah untuk mengkondisikan ketersediaan pakan bagi burung Murai anda, jadi terhindar dari kasus kematian burung murai akibat dari kekurangan pakan.

CATATAN : Dengan menggunakan cara cara diatas tentunya dengan secara tidak sengaja anda sudah membuat setelan pakan untuk burung murai anda ketika sudah dewasa nantinya. Secara keseluruhan dalam pemberian pakan ini untuk jumlahnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dari sang burung sesuai dengan bertambah usianya. Tetapi buatlah perubahan tersebut dari sekarang ketika masih anakan dan jangan merubah pola makan burung murai anda ketika sudah dewasa.


2. PEMASTERAN ANAKAN BURUNG MURAI


Pemberian masteran saat masih anakan sangat diwajibkan, selain. karena memori otaknya yang masih baru dan segar sehingga lebih mudah menerima suara masteran juga karena ketika masih anakan tentunya waktu yang dimiliki untuk memaster anakan burung murai masih sangat panjang. Oleh sebab itu pula dalam memberikan suara masteran agar lebih maksimal jangan menargetkan terlalu banyak suara burung untuk dimasterkan ke anakan burung bila memakai media mp3, cukup 2 - 3 suara burung saja tetapi lebih fokus. Burung murai sangat bagus ketika membawakan suara suara dengan nada tinggi, seperti cililin, kenari, lovebird, Jenggot, dll, dan untuk masteran bisa menggunakan burung asli atau suara burung dari media musik seperti mp3. Suara masteran dari burung asli seperti kenari, kolibri, saya sarankan untuk tersedia dirumah, karena untuk harganya masih terjangaku, atau kalau bisa belilah burung lovebird dengan isian burung cililin, sedikit tips / cara masteran suara burung cililin yang dibawakan oleh lovebird biasanya lebih mudah diterima oleh burung yang dimasteri dari pada memakai burung Cililin yang asli. Dengan suara burung asli tersebut, anakan burung murai sudah aman dengan masteran dari suara alami. Dan untuk suara burung burung yang lain bisa memakai media mp3, tetapi cukup dengan 2 - 3 suara saja seperti penjelasan saya diatas sebelumya.


Dan untuk waktunya pemasteran khususnya bila memakai media mp3 waktu paling ideal adalah sore menjelang malam hari sampai dengan pagi hari. Karena untuk pagi sampai dengan sore sudah termaster oleh burung asli. Meskipun begitu tidak ada salahnya bila seharian penuh diberikan suara masteran dari mp3.


Artikel yang disarankan : Cara ampuh pemasteran burung agar hasinya maksimal


3. MANDI JEMUR DAN MEMBERSIHKAN KANDANG ANAKAN BURUNG MURAI


Tahapan memandikan dan membersihkan kandang ini berlaku untuk burung murai yang masih anakan maupun yang sudah dewasa. Mengajari anakan burung murai dengan mandi karamba sangat disarankan, namun begitu ketika masih anakan tidak perlu memaksakan diri, tetapi targetnya berikan perkenalan dulu dengan mandi karamba, meskipun begitu dengan menggunakan sprayer juga tidak jadi masalah,  namun kalau bisa tetap utamakan dengan mandi karamba.


Selain mandi ada juga hal penting yaitu tetap menjaga kebersihan kandang murai, usahakan untuk membersihkan kandang murai dari kotorannya minimal 3 kali dalam 1 minggu, selain bagus untuk kesehatan burung murai,  tentunya bagus pula untuk kesehatan rumah anda.


Setelah itu tentunya burung murai sangat perlu untuk penjemuran, dan disini yang perlu diperhatikan adalah waktu dan temponya, untuk usia anakan jangan terlalu menjemur anakan burung murai terlalu lama, sebaiknya berikan penjemuran selama kurang lebihnya 1/2 - 1 jam saja dan lakukan sepagi mungkin. Setelah itu kembali diangin anginkan saja diteras rumah, atau dibawah pohon. Bisa juga diperkenalkan dengan burung masteran yang ada dirumah anda seperti kenari, lovebird dll. Setelah dirasa cukup burung kembali bisa dikerodong dan dimasteri memakai media mp3 bila perlu.


4. LATIHAN DAN TERAPI ANAKAN BURUNG MURAI


Memberikan latihan atau terapi mental sejak dini untuk anakan burung murai sangat penting dan diperlukan, karena sifat asli dari burung murai batu adalah burung yang sangat figter / petarung untuk mengamankan daerah kekuasaanya. Berikut adalah cara cara terapi untuk melatih mental anakan burung murai :

  • MELATIH DENGAN DI MASUKAN KE KANDANG UMBARAN



Melatih sejak dini anakan burung murai dengan memasukan dikandang umbaran selain untuk menjaga kesehatan burung bisa juga untuk melatih mental burung murai. Karena burung murai akan terbiasa dengan daerah yang lebih luas dari sekedar luas kandang sangkar gantung. Cara ini berlaku untuk murai batu dewasa.



  • MELATIH DENGAN SENANTIASA MEMBERIKAN MAKANAN MAKANAN YANG MASIH HIDUP / BERGERAK


Cara ini untuk terapi di alam liar yang serba tidak mudah dengan alamnya yang keras dan liar, selain itu juga untuk mengajari anakan burung murai untuk mandiri. Cara ini juga berlaku untuk perawatan burung murai dewasa.


  • MELATIH DENGAN DI KERODONG



Cara ini dilakukan untuk melatih burung agar tidak manja dan cengeng karena pada dasarnya anakan burung murai yang dibeli dari ternakan adalah burung yang jinak, yang sudah terbiasa dengan lingkungan manusia disekitarnya, dan untuk perawatannya tentunya berbanding terbalik dengan merawat murai batu anakan muda hutan. dan untuk perawatannya adalah dengan senantiasa memberikan waktu dalam sehari untuk dikerodong seperti yang sudah saya sampaikan diatas sebelumnya. dan setelah dikerodong burung bisa digantang dibawah pohon atau di teras. . Cara ini juga berlaku untuk perawatan burung murai dewasa.


Jika kedepanya burung rencananya untuk diikutkan lomba, sangat disarankan pada usia anakan ini burung lebih banyak dikerodong dan diberi masteran.

  • MELATIH DENGAN BURUNG LAIN YANG LEBIH MUDA / KECIL


Dengan mendekatkan anakan burung murai dengan burung burung jenis lainya yang lebih kecil sangat bagus untuk melatih mental dari anakan burung murai, dan untuk tahapannya dekatkan dulu dengan burung burung yang non figter seperti kenari, gereja, kolibri, atau burung burung dengan sifat atau karakter burung yang terbiasa hidup koloni, setelah umurnya cukup dewasa bisa diperkenalkan dengan burung burung lain yang sifatnya figter / petarung seperti burung ciblek, prenjak jantan dan betina yang memiliki sifat atau karakter teritorial. dan usahakan jangan pernah untuk mendekatkan dengan burung sejenis atau murai batu yang lebih dewasa.


CATATAN : Bila terpaksa akan melakukan latihan dengan burung sejenis usahakan agar menunggu usianya sudah cukup dewasa dulu dan latihlah atau pilihlah lawan berlatih dengan burung yang lebih muda. Kecuali bila usia dan mental burung murai anda sudah dirasa cukup bisa dilatih di kelas latihan bersama di arena lomba dan sejenisnya.

  • MELATIH DENGAN BERPINDAH PINDAH TEMPAT GANTANGAN



Kebalikan dari melatih anakan burung yang didapat dari muda hutan yang masih rawan stres, dengan memindah mindah gantangan saat dijemur di rumah atau di angin anginkan sangat bagus untuk melatih mental anakan burung murai. terlebih lagi bila anakan sudah menginjak usia remaja, dengan mengajak main kerumah rumah tetangga yang memiliki burung burung jenis lain juga bisa dilakukan, hal ini untuk mengajari anakan burung murai dengan terbiasa di daerah kekuasaan atau teritorial yang baru.



Untuk lebih lengkapnya silahkan dibaca di cara melatih burung menjadi petarung 

Dengan tahapan perawatan anakan burung murai diatas, lakukan dengan sabar dan konsisten agar kelak nanti anakan burung murai tersebut bisa menjadi burung yang membanggakan. Perhatikan tingkah laku dan perkembangan anakan burung murai anda, karena setiap burung memiliki karakter berbeda beda,  dan itu hanya anda  yang memahaminya karena anda sendirilah yang merawatnya tentunya.

PERAWATAN BURUNG MURAI DEWASA

Untuk perawatan burung murai ketika sudah dewasa tidak terlalu berbeda  dengan perawatan ketika burung murai masih anakan. Anda tinggal memantau perkembangan dari hasil rawatan ketika masih anakan tersebut. Karena saya sangat yakin ketika anda merawatnya dengan konsisten dan sabar maka sekecil apapun masalah dari burung murai yang anda rawat pastinya sudah akan sangat hafal, karena anda mengenalnya.

CARA MERAWAT ANAKAN BURUNG MURAI SECARA LENGKAP

Dan untuk menutup artikel ini akan saya bagikan tips / cara  merawat burung murai dewasa yang sudah saya rangkum dari ulasan saya diatas. 
Beberapa hal yang harus dihindari dalam merawat burung murai batu :

  • JANGAN GONTA GANTI SETELAN / POLA MAKAN BURUNG MURAI


Dengan sering gonta ganti pola makan ketika burung murai sudah dewasa akan berakibat pada stamina burung murai, hal ini dikarenakan terganggunya sistem pencernaan burung murai, dan tentunya hal tersebut akan mempengaruhi performa atau penampilan dari burung murai, dan lebih parahnya lagi bila dilakukan ketika musim / cuaca lagi tidak menentu / baik, bisa bisa burung murai terserang penyakit dan akhirnya mati. hal ini biasanya sering terjadi pada burung yang baru dibeli atau terjadi pergantian pemilik. Sebaiknya tanyakan setelan makanan burung murai yang baru dibeli tersebut dari pemilik lamanya



  • JANGAN MENGGANTI JENIS MAKANAN BURUNG MURAI


Dengan menganti merk makanan jenis voer ada sebagian kasus yang menjadi pemicu stres dari burung murai. hindari menganti merk makanan jenis voernya bila perubahannya tidak baik


  • JANGAN MENJEMUR BURUNG MURAI TERLALU LAMA



Waktu ideal dalam menjemur burung murai adalah 2 – 3 Jam, jangan menjemur burung murai seharian penuh. karena bisa membuat burung murai menjadi mudah stres.



  • JANGAN DEKATKAN BURUNG MURAI DENGAN BURUNG SEJENIS


Dengan sering mendekatkan burung murai dengan burung sejenis bisa berakibat berkurangnya mental figter dari salah satu burung. dan bisa berakibat dengan jatuhnya salah satu mental dari burung tersebut dan bila ini harus terjadi ketika anda memiliki 2 ekor burung murai dirumah sebaiknya jangan pernah mempertemukan kedua burung tersebut. dan buatkan jarak sejauh mungkin yang anda bisa dalam menaruh atau menggantang burung murai anda. Hal ini juga berlaku untuk burung burung jenis lain dengan karakter figter / petarung seperti kacer dan sulingan.


  • JANGAN MELATIH BURUNG MURAI KETIKA LAGI  MASA MABUNG / GANTI BULU



Dengan memaksakan melatih burung murai ketika masih masa mabung atau ganti bulu akan mempengaruhi kesehatan burung murai tersebut dan bisa mengakibatkan burung menjadi rawan stres dan ngdrop. sebaiknya latihlah burung ketika masa mabungnya selesai dengan sempurna,dengan tahapan yang dilakukan dengan cara yang ringan ringan dulu.



  • JANGAN PERNAH MENYERAH


Selalu semangat, konsisten / tekun dan sabar menjadi kunci keberhasilan merawat burung murai batu anda. 



Demikian artikel tentang cara merawat anakan burung Murai sampai dengan dewasa, semoga bermanfaat.



“BERBAGI  ITU HAPPY”

9/22/2017

CARA TERNAK BURUNG MURAI SECARA LENGKAP

AAN BUDIYANTO | 9/22/2017 | | 2 Comments so far
ZONATIPSINDONESIA. Memelihara / memiliki burung murai  batu dirumah memang sangat membanggakan, terlebih burung tersebut sangat rajin berbunyi / gacor dan istimewa suaranya. Selain memiliki suara yang sangat keras dan lantang, Murai batu juga memiliki karakter figter / bertarung yang luar biasa. Tak heran bila para kicau mania sangat mengidam idamkan memelihara burung tersebut. 

Burung yang dalam habitat aslinya ini banyak tersebar di pulau sumatra dan kalimantan memang sudah banyak mengalami penurunan populasi. Dan hal inilah yang banyak mendorong para kicau mania di Indonesia untuk melakukan ternak murai batu. Untuk itu artikel kali ini saya akan bagikan tips / cara ternak murai batu secara lengkap untuk anda.

Ada 4 Tahapan / bagian penting dalam berternak murai batu yang perlu diketahui, dan tahapan tersebut adalah :


  1. KANDANG TERNAK BURUNG MURAI
  2. BURUNG MURAI
  3. PERJODOHAN DAN PERKAWINAN BURUNG MURAI
  4. PERAWATAN ANAK BURUNG MURAI

Langsung ke tahapan yang pertama,

1. KANDANG TERNAK BURUNG MURAI


Membuat kandang untuk ternak burung Murai tidak ada standar yang pasti dalam ukurannya, tetapi penjelasan dari berbagai peternak murai batu mengatakan, dalam membuat kadang untuk ternak murai batu jangan terlalu besar atau terlalu kecil, tetapi cukup ideal atau cukup sedang saja. Dan ukuran yang ideal membuat kandang murai batu, kurang lebihnya adalah ukuran P. 1,5 X L. 1 X T. 2 M. Dan untuk modelnya silahkan dibuat sesuai kebutuhan anda.

Dan jangan lupa untuk memberikan perlengkapan seperti :
  • Wadah makan dan minum, dan tempat untuk mandi
  • Perlengkapan untuk sarang bisa dari bok, atau sabut kelapa yang dibentuk menjadi sarang, atau wadah dari bahan kayu seperti besek, yang diisi dengan akar akaran, daun Cemara, Sabut Kelapa dll.
  • Tempat bertengger burung murai yang nyaman seperti batang pohon asem atau dari kayu Jati yang sudah dibentuk menjadi plangkringan.

Contoh sketsa gambar kandang untuk ternak burung muraimurai bisa dilihat seperti gambar di bawah ini :

SKETSA KANDANG TERNAK BURUNG MURAI
Sketsa kandang ternak burung Murai 

Keterangan gambar :

Gambar 1 : Atap dari dinding transparan seperti Kawat ram atau asbes transparan

Gambar 2 : Atap dari dinding tertutup bisa dari papan atau Gavilum dan Triplek

Gambar 3 : Sarang tempat untuk bertelur burung murai, tempatnya bisa disesuaikan / bisa dipasang semuanya dan biarkan burungnya yang memilih tempat yang dikehendaki untuk bertelur.

Gambar 4 :Tempat untuk bertengger atau plangkringan

Gambar 5 : Dinding tertutup

Gambar 6 : Pintu dengan ukuran 6 X 9 CM

Gambar 7 : Tempat air untuk mandi burung murai bisa juga dipakai untuk memberi pakan dengan ikan kecil yang masih hidup bila ada.

Gambar 8 : Pintu untuk memasukan atau mengganti makanan dan minuman bururng murai

Dan untuk dasar lantainya bisa dengan media pasir atau tanah, tetapi bisa juga dengan di semen. Semua terserah anda.

Mempersiapkan / membuat kandang sangat mudah, tetapi yang harus diperhatikan, dalam pembuatan kadang adalah penentuan lokasi. Bila ada banyak pilihan tempat, sangat disarankan memilih lokasi untuk dibuat kandang ternak murai batu adalah tempat yang sepi / tenang dan nyaman untuk burung. Hindari memilih lokasi kandang ternak burung murai dekat dengan pinggir jalan, dekat aktifitas yang ramai, dekat tempat kerja yang berisik,  dll. Perhatikan sirkulasi udaranya, pancaran sinar Matahari juga harus cukup.  Dan yang tak kalah penting adalah keamanan burung murai batu dari gangguan binatang binatang liar dan tangan tangan nakal atau maling.

2. BURUNG MURAI


Pemilihan indukan yang baik / berkualitas tetap menjadi pilihan yang harus diutamakan. Hal ini untuk kelangsungan ternak anda kedepanya,  karena untuk burung yang berkualitas bagus tentunya bisa diberi label / ring dari ternak anda nantinya. Dan yang pastinya pilihlah burung yang sehat / tidak cacat.

Usahakan juga untuk memilih burung yang jinak, karena burung murai yang jinak tidak mudah stres dan akan lebih mudah untuk diternak, dan persentasi keberhasilannya lebih tinggi.
Pilihlah burung murai batu dengan usia yang cukup dewasa, dan untuk burung murai batu yang sudah siap kawin sekitar usia 1 tahun lebih.

CARA TERNAK BURUNG MURAI SECARA LENGKAP


3. PERJODOHAN DAN PERKAWINAN BURUNG MURAI


Dalam proses ini diperuntukan bagi burung yang belum pernah bertemu sebelumya, yang tentunya masih diragukan bila harus disatukan dalam satu kandang untuk dikawinkan. tetapi bagi anda yang sudah memiliki burung yang sudah jodoh / sepasang, bisa langsung menuju ke proses perkawinan.

Ada banyak pilihan yang dapat dipilih dalam menjodohkan burung murai, tetapi saya akan memberikan tips / cara yang paling mudah tetapi tingkat keberhasilannya lebih besar. Dengan sistem memasukan sangkar gantung kedalam kandang ternak untuk perkenalan / menjodohkan murai batu jantan dengan betina menjadi  pilihan banyak peternak burung murai batu. 

Caranya yaitu dengan memasukan sangkar gantung murai batu jantan kedalam kandang ternak yang sudah disiapkan untuk berternak murai betina. Keistimewaan cara ini adalah murai batu betina akan lebih cepat birahi, karena burung murai betina sudah terbiasa atau merasa berada daerah kekuasaanya yaitu dikandang ternak. 

Cara ini dilakukan bila masing masing burung sudah dalam keadaan jinak, lain halnya bila murai batu jantan masih dalam keadaan semi jinak atau burung murai yang didapat dari tangkapan liar sebelumya, karena  burung lebih rawan stres, maka lakukan cara ini dengan sebaliknya, yaitu murai batu betina berada didalam sangkar gantung, dan murai jantan berada dikandang ternak. 

Lakukan proses penjodohan ini sampai dirasa burung benar benar sudah jodoh.
Dan untuk ciri burung murai sudah jodoh bisa dilihat dengan burung jantan tampak lebih sering berbunyi / gacor dan burung murai betina tampak merendahkan badanya dengan sayap yang menggelepar. Atau bisa juga dipantau dari tingkah laku burung yang mulai mencari cari / mengumpulkan sarang untuk tempat bertelur. Dan bila hal ini sudah terjadi berikan waktu sekitar 1 - 2 hari untuk disatukan didalam kandang ternak untuk dikawinkan,  namun saran saya harus tetap dalam pengawasan anda. Hal ini untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan yaitu perkelahian antar burung.

Untuk mendukung proses penjodohan ini, berikan makanan makanan favorit burung murai batu seperti kroto, jangkrik,  dan ikan kecil yang masih hidup yang ditaruh di dalam air ditempat seperti nampan yang lebar atau bak bekas  karamba. Karena dengan memberikan makanan yang baik juga menjadi tips yang jitu untuk menambah produktifitas telur burung murai. Setelah proses perjodohonan biasanya burung akan segera kawin, dan proses selanjutnyai tinggal menunggu proses pengeraman dan penetasan telur sehingga sampailah ketahapan perawatan anakan burung.

4. PERAWATAN ANAK BURUNG MURAI


Saat mulai menetas pengawasan pada anakan burung murai yang baru menetas harus dimaksimalkan, banyak kasus indukan burung yang nakal kepada anaknya dan ini harus segera diambil tindakan, dan bila aman aman saja, pilihanya ada di tangan anda,  apakah akan diadopsi ataukah di biarkan tumbuh besar bersama induknya.

Perawatan anak ini lebih ditekankan kepada perawatan anak burung murai batu yang diadopsi. hal ini sangat diperlukan bila terpantau ada indukan yang nakal dalam merawat anaknya. Untuk permasalahan ini tentunya bisa dikarenakan oleh beberapa faktor.  Bisa karena karakter dari burung, atau usia burung yang belum mapan atau siap dll. Dan kasusnya pun bermacam macam pula, ada sebagian induk yang malas meloloh anaknya, atau lebih parah lagi yaitu membuang anaknya dari sangkar sehingga anak yang menetas tersebut akhirnya mati.. Bila hal ini terjadi langkah yang harus dilakukan adalah dengan mengambil anakan dari indukan tersebut untuk diadopsi / dirawat untuk diloloh oleh anda.

CARA TERNAK BURUNG MURAI SECARA LENGKAP
Anakan burung murai saat berusia 6 Hari

Usia aman saat mengambil anakan burung murai batu yang baru menetas yaitu usia 7 - 10 hari, karena saat usia  tersebut anakan burung murai batu sudah mulai membuka matanya. Jika terlalu dewasa resikonya anakan akan susah untuk dilloloh karena sudah mengenal induknya, tetapi jika terlalu dini bisa berakibat pada kematian atau cacat tubuh pada anakan burung murai bila tidak dilakukan dengan tepat. Dan usia dini bisa dilakukan bila keadaan benar benar mendesak seperti kasus indukan yang nakal seperti tersebut diatas.

Dan berikut ini adalah cara memberi makan anakan burung murai batu dari usia 7 - 10 hari.

Untuk bahan bahanya yaitu Kroto dan voer yang halus dengan perbandingan 80 : 20, dengan jumlah krotonya yang lebih banyak. Buatlah adonan secukupnya saja,  karena tidak disarankan memberikan sisa adonan kepada anakan burung. Berikan selalu adonan yang baru dan benar benar kroto yang baik,  buanglah semut yang masih menempel ditelur. Basahi kroto dan voer halusnya dengan air matang biar mudah untuk ditelan oleh anak burung. Dan untuk jarak pemberian makanya setiap minimal 1 jam sekali sudah harus diberi makan tetapi dalam porsi sedikit sedikit saja, karena anak burung murai belum perlu makan terlalu banyak. Memasuki usia 15 hari perbandingan kroto dengan voer halus bisa dirubah menjadi 50 : 50 begitu sampai dengan usia 21 hari sudah bisa diberi jangkrik, dan selaligus mengajari anakan burung murai untuk mandiri supaya bisa lekas makan sendiri.

Dan usia yang sangat ideal untuk melepas / menjual burung murai batu adalah usia 1,5 Bulan. yang bila pembeli ingin meminta jaminan hidup dari anakan burung Murai. karena dalam usia tersebut rata rata anakan burung murai sudah bisa makan voer kering.

Demikian tips / cara ternak burung murai batu, semoga bermanfaat.
"BERBAGI ITU HAPPY"