"BERBAGI ITU HAPPY"

Showing posts with label TERNAK. Show all posts
Showing posts with label TERNAK. Show all posts

10/10/2017

CARA TERNAK BURUNG BRANJANGAN SECARA LENGKAP

AAN BUDIYANTO | 10/10/2017 | | Be the first to comment!
ZONATIPSINDONESIA. Salah satu potensi yang bisa dikembangkan dari memilihara burung branjangan adalah menjadikanya sebagai bisnis ternak tentunya, selain bisa membantu dalam menjaga kelestarian burung branjangan di Indonesia, juga bisa untuk menyalurkan hoby yang menghasilkan. Tetapi bagi anda yang belum memiliki pengetahuan tentang car cara berternak burung branjangan, berikut ini ada tahapan tahapan yang harus dilakukan saat ingin berternak burung branjangan agar ternak anda bisa berjalan dengan lancar.

  • MENYIAPKAN KANDANG UNTUK TERNAK


Berternak burung branjangan tidak memerlukan kandang yang terlalu besar seperti ternak burung murai atau ternak ternak burung jalak atau yang lainya. kandang dengan seukuran kandang kotak untuk ternak lovebird sebenarnya bisa digunakan, tetapi lebih disarankan dengan membuat kandang sendiri yang menggunakan kawat ram dengan diameter lubang yang lebih kecil untuk menambah keamanan dan kenyamanan burung dari gangguan binatang seperti cicak atau tokek. Selain itu bisa didesain untuk lebih rapi dan menarik tentunya.


CARA TERNAK BURUNG BRANJANGAN SECARA LENGKAP




Jangan lupa pula untuk disiapkan perlengkapan tempat makan dan minum dan tentunya sarang untuk bertelur, dan yang perlu diketahui burung branjangan bisa bertelur dimedia apa saja seperti didalam lobang didalam tanah atau di antara bebatuan, sebaiknya disiapkan sarang yang bisa menyerupai lubang untuk sarang tempat bertelur seperti tempurung kelapa, atau benda benda yang berbentuk melengkung seperti genting, atau bisa dibuatkan secara khusus dari bahan kayu yang didesain secara khusus untuk kenyamaman burung branjangan membangun sarangnya. Siapkan pula akar akaran dan semak semak yang kering yang akan dipakai burung untuk alas telurnya dengan cara disebar didalam kandang ternak.

Dan tak kalah penting adalah menaruh kandang untuk ternak ditempat yang sangat sepi, karena burung branjangan sangat mudah stres ketika diternak, usahakan agar meletakan ditempat yang tidak mudah dijangkau oleh orang asing, selain itu juga binatang binatang pengganggu seperti Kucing, Anjing, Tikus dan Semut


  • MENYIAPKAN INDUKAN UNTUK DITERNAK


Kesalahan mendasar dari peternak khususnya yang masih pemula adalah dengan menjodohkan atau mengawinkan burung yang jenis kelaminnya sama. karena perbedaan jenis kelamin burung branjangan bisa dibilang susah susah gampang tentunya. Untuk anda yang masih bimbang bisa membaca artikel saya sebelumnya tentang cara mudah membedakan jenis kelamin burung branjangan lengkap dengan gambarnya.


CARA TERNAK BURUNG BRANJANGAN SECARA LENGKAP 


Memilih burung dengan kualitas yang baik sangat saya sarankan, karena akan mempengaruhi masa depan dari ternak anda tentunya. Pemilihan ini bisa meliputi dari kualitas suara atau juga asal usul burung, karena burung branjangan khususnya dari daerah jawa sudah banyak mangalami penurunan populasi / langka sehinga untuk permintaan dipasar bisa dibilang sangat tinggi.




Burung branjangan yang sudah siap secara biologis hampir sama dengan burung burung yang biasa diternak pada umumnya yaitu ketika memiliki usia diatas 1 tahun keatas. Usahakan untuk memilih burung yang sangat jinak, karena tingkat keberhasilannya lebih tinggi. Dan selain itu burung yang jinak tentunya tidak mudah stres, dan lebih mudah untuk merawatnya.


  • PROSES PERJODOHAN DAN PERKAWINAN


Menjodohkan burung branjangan bisa dilakukan dengan cara yang sama seperti ketika menjodohkan burung kenari, prosesnya bisa dilakukan dengan cara mendekatkan dikandang yang terpisah, setelah ada reaksi atau tanda tanda burung mulai berjodoh maka burung sudah bisa disatukan ke kandang ternak yang sudah anda siapkan sebelumya. dan untuk tanda tandanya bisa dilihat dari kedua burung tampak sering mendekatkan diri, burung branjangan betina tampak menggeleparkan sayapnya untuk minta kawin ketika sang jantan berkicau , dan burung jantan akan tampak lebih sering berkicau. dan ketika disatukan didalam kandang ternak tampak kedua burung menyiapkan rumput / akar kering untuk dijadikan sarang bertelur (unjal). Faktor pendukung pada proses perjodohan ini adalah pemberian makanan yang baik untuk burung branjangan, pemberian EF bisa diberikan 2 – 3 X lebih banyak dari porsi biasanya, agar birahi dan staminanya meningkat. Setelah proses perkawinan terjadi tahapan selanjutnya adalah menunggu burung mengerami telur hingga menetas.


CARA TERNAK BURUNG BRANJANGAN SECARA LENGKAP


Hal penting yang harus diingat saat burung mulai bertelur adalah jangan pernah mengotak atik kandang ternak anda meskipun hanya sekedar untuk membersihkan kandangnya dari kotoran apapun. Berikan kontak seminimal mungkin dan bila sangat mendesak lakukan dengan cara dari luar kandang saja seperti contoh bila ingin menambahkan makanan ataupun minuman


  • PERAWATAN ANAK


Dalam perawatan anak ini ada 2 cara yang bisa anda pilih untuk merawat anakan burung branjangan. Dan caranya yaitu :

1. Dengan membiarkan burung diloloh hingga besar oleh induknya, 

Bila dilakukan dengan cara dibiarkan alami dengan cara diloloh oleh induknya, anda bisa menunggu kurang lebih 30 hari untuk bisa dipisah dengan induknya, karena waktu tersebut sudah bisa dipastikan burung bisa terbang dan makan sendiri tentunya, kelebihan cara ini adalah tidak banyak menyita waktu anda tentunya, dan gizi dari burung juga lebih maksimal karena mendapatkan lolohan alami dari induknya, tetapi kekuranganya adalah burung akan sedikit liar karena harus melakukan adaptasi lagi dengan anda sebagai perawatnya.

2. Dengan cara menggunakan lolohan buatan 

Bila anda menggunakan cara dengan lolohan buatan, sebaiknya anda mengambil anaknannya ketika burung berusia kurang lebih 7 – 10 hari, karena burung ketika usia tersebut sudah mulai membuka matanya dan kekuatan fisiknya juga sudah lumayan baik, untuk makanannya sama dengan makanan yang dipakai untuk meloloh burung kenari dan lovebird, yaitu menggunakan bubur bayi yang bahan dasarya dari biji bijian. berikan lolohan setiap 1 jam sekali dalam jumlah yang secukupnya saja. Cara ini juga bagus ketika ada karakter burung yang terkadang nakal dengan tidak mau merawat anaknya yang baru menetas, tentunya anda harus segera mengambil tindakan cepat untuk ini. dan bantuan lolohan buatan juga sangat disarankan ketika jumlah anakan burung branjangan yang mentas diatas 4 ekor. karena salah satu dari anakan pastinya kurang mendapat bagian yang adil ketika diloloh oleh induknya.

Dari dua cara diatas bisa anda pilih sesuai dengan keinginan anda, dan tentunya semuanya ada kekurangan dan kelebihannya masing masing



Demikian tips / cara berternak burung branjangan secara lengkap untuk anda, semoga bermanfaat.

“BERBAGI ITU HAPPY”

10/03/2017

CARA TERNAK BURUNG KACER SECARA LENGKAP

AAN BUDIYANTO | 10/03/2017 | | 1 Comment so far
ZONATIPSINDONESIA. Selain kesabaran dan ketekunan dalam ternak burung Kacer harus memiliki pengetahuan dan wawasan yang bagus. hal tersebut tentunya untuk meminimalkan kesalahan kesalahan yang bisa merugikan bagi sang peternak itu sendiri.

Berikut ini tahapan atau cara yang harus diketahui saat ternak burung Kacer secara lengkap untuk anda.


  • KANDANG


Dalam pembuatan kandang yang harus diperhatikan adalah letak kandang yang aman dan nyaman buat burung Kacer bertelur. pilihlah tempat yang jauh dari keramaian seperti di belakang rumah dalam pekarangan yang tidak mudah terjangkau oleh lalu lalang manusia. Jangan memilih tempat didekat jalan umum atau tempat untuk aktifitas kerja seperti bengkel, dll. Dan juga pastikan kandang anda juga aman dari binatang binatang pengganggu seperti semut, tikus, dan kucing. 

Buatlah kandang dengan ukuran sedang sekitar 1 X 1.5 X 2 M, dan pastikan fentilasi udara dan cahaya sinar matahari dapat masuk dengan baik, dengan memasang kawat ram atau asbes transparan seluas minimal ½ lebar dinding bagian atas. 

Buatlah Pintu untuk keluar masuk anda seluas 90 X 70 CM yang fungsinya bisa untuk membersihkan kandang dari kotoran burung, dan pintu kecil untuk mengganti tempat makan dan minum burung dengan tangan dari luar kndang.

Masukan perlengkapan yang digunakan untuk burung bertelur, seperti akar kering, daun cemara, sarang untuk bertelur yang sudah jadi yang bisa anda buat sendiri atau dengan beli ditoko toko pakan burung yang menjual perlengkapan tersebut. Jangan lupa juga tempat untuk makan minum dan mandi burung.

CARA TERNAK BURUNG KACER SECARA LENGKAP
KANDANG TERNAK BURUNG KACER

  • BURUNG

Jika anda masih pemula dan belum memiliki burung Kacer untuk diternak sangat disarankan untuk memilih burung yang benar benar jinak, atau minimal perawatan dari ternakan, karena burung yang jinak tentunya tidak rawan stres dan untuk tingkat keberhasilannya juga lebih tinggi. Dan untuk usia Pilihlah burung dengan usia kurang lebih sekitar 1 Tahun keatas. Karena untuk burung Kacer dalam usia tersebut, sudah memiliki birahi yang sangat cukup untuk diternak. Dan usahakan untuk memilih usia jantan yang lebih tua dari usia betina.


  • PERKAWINAN DAN PERJODOHAN


Dalam proses perkawinan ini tentunya anda harus memastikan burung kacer anda harus benar benar sudah Jodoh, hal ini tentunya untuk menghindari perkelahian burung yang bisa mengakibatkan cidera dari burung tersebut.

Ada banyak pilihan yang dapat dipilih dalam menjodohkan burung Kacer, tetapi saya akan memberikan tips / cara yang paling mudah tetapi tingkat keberhasilannya lebih besar. Dengan sistem mendekatkan Kacer jantan dengan betina yang yang dipisah dengan kandang kandang terpisah menjadi pilihan banyak peternak burung Kacer.

Caranya yaitu dengan memasukan sangkar Kacer jantan kedalam kandang ternak Kacer betina. Keistimewaan cara ini adalah Kacer betina akan lebih cepat birahi, karena merasa berada didaerah kekuasaanya. Lakukan proses penjodohan ini sampai dirasa burung benar benar sudah jodoh. Untuk mendukung proses penjodohan ini, berikan makanan makanan favorit burung Kacer seperti kroto, jangkrik. Karena dengan memberikan makanan yang baik juga menjadi tips / cara yang jitu untuk menambah produktifitas telur burung Kacer. Setelah proses perjodohonan biasanya burung akan segera kawin, dan proses selanjutnya tinggal menunggu proses pengeraman dan penetasan telur sehingga anda bisa bersiap siap menunggu ketahapan selanjutnya yaitu perawatan anakan burung.

  • PERAWATAN ANAK


Dengan selalu menjaga ketersediaan pakan burung dikandang ternak, maka hal hal yang tidak baik bisa diminimalkan, seperti banyak kasus yaitu indukan burung yang nakal kepada anaknya. Jika hal seperti tersebut diatas terjadi, tentunya anda harus segera mengambil tindakan, dan bila aman aman saja, pilihanya ada di tangan anda, apakah akan diadopsi ataukah di biarkan tumbuh besar bersama induknya. 

Perawatan anak ini lebih ditekankan kepada perawatan anak burung Kacer yang diadopsi. hal ini sangat diperlukan bila terpantau ada indukan yang nakal dalam merawat anaknya. Dan bila hal tersebut terjadi langkah yang harus dilakukan adalah dengan mengambil anakan dari indukan tersebut untuk diadopsi / dirawat untuk diloloh oleh anda. Usia aman saat mengambil anakan burung Kacer yang baru menetas yaitu usia kurang lebih sekitar 10 hari, karena saat usia tersebut anakan burung Kacer sudah mulai membuka matanya. Jika terlalu dewasa resikonya anakan akan susah untuk dilloloh karena sudah mengenal induknya, tetapi jika terlalu dini bisa berakibat pada kematian atau cacat tubuh pada anakan burung Kacer bila tidak dilakukan dengan tepat. Dan usia dini bisa dilakukan bila keadaan benar benar mendesak seperti kasus indukan yang nakal seperti contoh tersebut diatas.

Dan berikut ini adalah cara memberi makan anakan burung Kacer dari usia 10 hari. 

Untuk bahan bahanya Kroto dan voer yang halus dengan perbandingan 80 : 20, dengan jumlah krotonya yang lebih banyak. Buatlah adonan secukupnya saja, karena tidak disarankan memberikan sisa adonan kepada anakan burung. Berikan selalu adonan yang baru dan benar benar kroto yang baik, buanglah semut yang masih menempel ditelur. Basahi kroto dan voer halusnya dengan air matang biar mudah untuk ditelan oleh anak burung. Dan untuk jarak pemberian makanya setiap minimal 1 jam sekali sudah harus diberi makan tetapi dalam porsi sedikit sedikit saja, karena anak burung Kacer belu perlu makan terlalu banyak. Memasuki usia 15 hari perbandingan kroto dengan voer halus bisa dirubah menjadi 50 : 50 begitu sampai dengan usia 21 hari sudah bisa diberi jangkrik, dan selaligus mengajari anakan burung Kacer untuk makan sendiri.

Dan usia yang paling ideal saat memisah anakan burung kacer dari induknya adalah sekitar usia 1 – 1,5 bulan, Karena dalam usia tersebut biasanya anakan burung sudah bisa makan voer sendiri.



Demikian tips / cara ternak burung Kacer secara lengkap, semoga bermanfaat.

"BERBAGI ITU HAPPY"

9/22/2017

CARA TERNAK BURUNG MURAI SECARA LENGKAP

AAN BUDIYANTO | 9/22/2017 | | 2 Comments so far
ZONATIPSINDONESIA. Memelihara / memiliki burung murai  batu dirumah memang sangat membanggakan, terlebih burung tersebut sangat rajin berbunyi / gacor dan istimewa suaranya. Selain memiliki suara yang sangat keras dan lantang, Murai batu juga memiliki karakter figter / bertarung yang luar biasa. Tak heran bila para kicau mania sangat mengidam idamkan memelihara burung tersebut. 

Burung yang dalam habitat aslinya ini banyak tersebar di pulau sumatra dan kalimantan memang sudah banyak mengalami penurunan populasi. Dan hal inilah yang banyak mendorong para kicau mania di Indonesia untuk melakukan ternak murai batu. Untuk itu artikel kali ini saya akan bagikan tips / cara ternak murai batu secara lengkap untuk anda.

Ada 4 Tahapan / bagian penting dalam berternak murai batu yang perlu diketahui, dan tahapan tersebut adalah :


  1. KANDANG TERNAK BURUNG MURAI
  2. BURUNG MURAI
  3. PERJODOHAN DAN PERKAWINAN BURUNG MURAI
  4. PERAWATAN ANAK BURUNG MURAI

Langsung ke tahapan yang pertama,

1. KANDANG TERNAK BURUNG MURAI


Membuat kandang untuk ternak burung Murai tidak ada standar yang pasti dalam ukurannya, tetapi penjelasan dari berbagai peternak murai batu mengatakan, dalam membuat kadang untuk ternak murai batu jangan terlalu besar atau terlalu kecil, tetapi cukup ideal atau cukup sedang saja. Dan ukuran yang ideal membuat kandang murai batu, kurang lebihnya adalah ukuran P. 1,5 X L. 1 X T. 2 M. Dan untuk modelnya silahkan dibuat sesuai kebutuhan anda.

Dan jangan lupa untuk memberikan perlengkapan seperti :
  • Wadah makan dan minum, dan tempat untuk mandi
  • Perlengkapan untuk sarang bisa dari bok, atau sabut kelapa yang dibentuk menjadi sarang, atau wadah dari bahan kayu seperti besek, yang diisi dengan akar akaran, daun Cemara, Sabut Kelapa dll.
  • Tempat bertengger burung murai yang nyaman seperti batang pohon asem atau dari kayu Jati yang sudah dibentuk menjadi plangkringan.

Contoh sketsa gambar kandang untuk ternak burung muraimurai bisa dilihat seperti gambar di bawah ini :

SKETSA KANDANG TERNAK BURUNG MURAI
Sketsa kandang ternak burung Murai 

Keterangan gambar :

Gambar 1 : Atap dari dinding transparan seperti Kawat ram atau asbes transparan

Gambar 2 : Atap dari dinding tertutup bisa dari papan atau Gavilum dan Triplek

Gambar 3 : Sarang tempat untuk bertelur burung murai, tempatnya bisa disesuaikan / bisa dipasang semuanya dan biarkan burungnya yang memilih tempat yang dikehendaki untuk bertelur.

Gambar 4 :Tempat untuk bertengger atau plangkringan

Gambar 5 : Dinding tertutup

Gambar 6 : Pintu dengan ukuran 6 X 9 CM

Gambar 7 : Tempat air untuk mandi burung murai bisa juga dipakai untuk memberi pakan dengan ikan kecil yang masih hidup bila ada.

Gambar 8 : Pintu untuk memasukan atau mengganti makanan dan minuman bururng murai

Dan untuk dasar lantainya bisa dengan media pasir atau tanah, tetapi bisa juga dengan di semen. Semua terserah anda.

Mempersiapkan / membuat kandang sangat mudah, tetapi yang harus diperhatikan, dalam pembuatan kadang adalah penentuan lokasi. Bila ada banyak pilihan tempat, sangat disarankan memilih lokasi untuk dibuat kandang ternak murai batu adalah tempat yang sepi / tenang dan nyaman untuk burung. Hindari memilih lokasi kandang ternak burung murai dekat dengan pinggir jalan, dekat aktifitas yang ramai, dekat tempat kerja yang berisik,  dll. Perhatikan sirkulasi udaranya, pancaran sinar Matahari juga harus cukup.  Dan yang tak kalah penting adalah keamanan burung murai batu dari gangguan binatang binatang liar dan tangan tangan nakal atau maling.

2. BURUNG MURAI


Pemilihan indukan yang baik / berkualitas tetap menjadi pilihan yang harus diutamakan. Hal ini untuk kelangsungan ternak anda kedepanya,  karena untuk burung yang berkualitas bagus tentunya bisa diberi label / ring dari ternak anda nantinya. Dan yang pastinya pilihlah burung yang sehat / tidak cacat.

Usahakan juga untuk memilih burung yang jinak, karena burung murai yang jinak tidak mudah stres dan akan lebih mudah untuk diternak, dan persentasi keberhasilannya lebih tinggi.
Pilihlah burung murai batu dengan usia yang cukup dewasa, dan untuk burung murai batu yang sudah siap kawin sekitar usia 1 tahun lebih.

CARA TERNAK BURUNG MURAI SECARA LENGKAP


3. PERJODOHAN DAN PERKAWINAN BURUNG MURAI


Dalam proses ini diperuntukan bagi burung yang belum pernah bertemu sebelumya, yang tentunya masih diragukan bila harus disatukan dalam satu kandang untuk dikawinkan. tetapi bagi anda yang sudah memiliki burung yang sudah jodoh / sepasang, bisa langsung menuju ke proses perkawinan.

Ada banyak pilihan yang dapat dipilih dalam menjodohkan burung murai, tetapi saya akan memberikan tips / cara yang paling mudah tetapi tingkat keberhasilannya lebih besar. Dengan sistem memasukan sangkar gantung kedalam kandang ternak untuk perkenalan / menjodohkan murai batu jantan dengan betina menjadi  pilihan banyak peternak burung murai batu. 

Caranya yaitu dengan memasukan sangkar gantung murai batu jantan kedalam kandang ternak yang sudah disiapkan untuk berternak murai betina. Keistimewaan cara ini adalah murai batu betina akan lebih cepat birahi, karena burung murai betina sudah terbiasa atau merasa berada daerah kekuasaanya yaitu dikandang ternak. 

Cara ini dilakukan bila masing masing burung sudah dalam keadaan jinak, lain halnya bila murai batu jantan masih dalam keadaan semi jinak atau burung murai yang didapat dari tangkapan liar sebelumya, karena  burung lebih rawan stres, maka lakukan cara ini dengan sebaliknya, yaitu murai batu betina berada didalam sangkar gantung, dan murai jantan berada dikandang ternak. 

Lakukan proses penjodohan ini sampai dirasa burung benar benar sudah jodoh.
Dan untuk ciri burung murai sudah jodoh bisa dilihat dengan burung jantan tampak lebih sering berbunyi / gacor dan burung murai betina tampak merendahkan badanya dengan sayap yang menggelepar. Atau bisa juga dipantau dari tingkah laku burung yang mulai mencari cari / mengumpulkan sarang untuk tempat bertelur. Dan bila hal ini sudah terjadi berikan waktu sekitar 1 - 2 hari untuk disatukan didalam kandang ternak untuk dikawinkan,  namun saran saya harus tetap dalam pengawasan anda. Hal ini untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan yaitu perkelahian antar burung.

Untuk mendukung proses penjodohan ini, berikan makanan makanan favorit burung murai batu seperti kroto, jangkrik,  dan ikan kecil yang masih hidup yang ditaruh di dalam air ditempat seperti nampan yang lebar atau bak bekas  karamba. Karena dengan memberikan makanan yang baik juga menjadi tips yang jitu untuk menambah produktifitas telur burung murai. Setelah proses perjodohonan biasanya burung akan segera kawin, dan proses selanjutnyai tinggal menunggu proses pengeraman dan penetasan telur sehingga sampailah ketahapan perawatan anakan burung.

4. PERAWATAN ANAK BURUNG MURAI


Saat mulai menetas pengawasan pada anakan burung murai yang baru menetas harus dimaksimalkan, banyak kasus indukan burung yang nakal kepada anaknya dan ini harus segera diambil tindakan, dan bila aman aman saja, pilihanya ada di tangan anda,  apakah akan diadopsi ataukah di biarkan tumbuh besar bersama induknya.

Perawatan anak ini lebih ditekankan kepada perawatan anak burung murai batu yang diadopsi. hal ini sangat diperlukan bila terpantau ada indukan yang nakal dalam merawat anaknya. Untuk permasalahan ini tentunya bisa dikarenakan oleh beberapa faktor.  Bisa karena karakter dari burung, atau usia burung yang belum mapan atau siap dll. Dan kasusnya pun bermacam macam pula, ada sebagian induk yang malas meloloh anaknya, atau lebih parah lagi yaitu membuang anaknya dari sangkar sehingga anak yang menetas tersebut akhirnya mati.. Bila hal ini terjadi langkah yang harus dilakukan adalah dengan mengambil anakan dari indukan tersebut untuk diadopsi / dirawat untuk diloloh oleh anda.

CARA TERNAK BURUNG MURAI SECARA LENGKAP
Anakan burung murai saat berusia 6 Hari

Usia aman saat mengambil anakan burung murai batu yang baru menetas yaitu usia 7 - 10 hari, karena saat usia  tersebut anakan burung murai batu sudah mulai membuka matanya. Jika terlalu dewasa resikonya anakan akan susah untuk dilloloh karena sudah mengenal induknya, tetapi jika terlalu dini bisa berakibat pada kematian atau cacat tubuh pada anakan burung murai bila tidak dilakukan dengan tepat. Dan usia dini bisa dilakukan bila keadaan benar benar mendesak seperti kasus indukan yang nakal seperti tersebut diatas.

Dan berikut ini adalah cara memberi makan anakan burung murai batu dari usia 7 - 10 hari.

Untuk bahan bahanya yaitu Kroto dan voer yang halus dengan perbandingan 80 : 20, dengan jumlah krotonya yang lebih banyak. Buatlah adonan secukupnya saja,  karena tidak disarankan memberikan sisa adonan kepada anakan burung. Berikan selalu adonan yang baru dan benar benar kroto yang baik,  buanglah semut yang masih menempel ditelur. Basahi kroto dan voer halusnya dengan air matang biar mudah untuk ditelan oleh anak burung. Dan untuk jarak pemberian makanya setiap minimal 1 jam sekali sudah harus diberi makan tetapi dalam porsi sedikit sedikit saja, karena anak burung murai belum perlu makan terlalu banyak. Memasuki usia 15 hari perbandingan kroto dengan voer halus bisa dirubah menjadi 50 : 50 begitu sampai dengan usia 21 hari sudah bisa diberi jangkrik, dan selaligus mengajari anakan burung murai untuk mandiri supaya bisa lekas makan sendiri.

Dan usia yang sangat ideal untuk melepas / menjual burung murai batu adalah usia 1,5 Bulan. yang bila pembeli ingin meminta jaminan hidup dari anakan burung Murai. karena dalam usia tersebut rata rata anakan burung murai sudah bisa makan voer kering.

Demikian tips / cara ternak burung murai batu, semoga bermanfaat.
"BERBAGI ITU HAPPY"

9/20/2017

CARA TERNAK IKAN LELE SECARA LENGKAP

AAN BUDIYANTO | 9/20/2017 | | 2 Comments so far
ZONATIPSINDONESIA. Semakin maju perekonomian sebuah kota, semakin menambah peluang bisnis didalamya, termasuk disini salah satunya adalah bisnis kuliner yaitu warung makan dengan bahan baku ikan Lele. Kebutuhan akan ikan lele memang tidak ada kata surutnya, hal ini membuktikan bahwasanya ikan Lele sangat digemari oleh masyarakat.

Memilih usaha tenak ikan lele, adalah pilihan yang tepat dari sekian banyak pilihan usaha dibidang ternak, bisnis yang masih terjangkau untuk ditekuni oleh masyarakat dari berbagai lapisan masyarakat ini sudah banyak terbukti mampu merubah perekonomian mereka.

Tetapi sebelumnya mari kita mengenal terlebih dahulu jenis jenis ikan lele yang biasa diternak atau dibudidaya oleh masyarakat Indonesia.

  • LELE LOKAL

Lele spesies Clarias batrarcus ini adalah ikan lele asli dari perairan Indonesia. Kelebihan dari ikan lele ini adalah dagingnya sangat gurih dan tidak banyak mengandung lemak tetapi untuk pertumbuhanya sedikit lambat.

  • LELE DUMBO

Lele Dumbo diperkenalkan dari Taiwan pada tahun 1985 kelebihan dari lele ini adalah pertumbuhanya lebih cepat dibandingkan dengan lele lokal, lebih ngirit biaya pakan, dan bisa dipijah tiap tahunya.tetapi untuk rasa dagingnya lebih enak / gurih dari lele lokal


  • LELE SANGKURIANG

Merupakan hasil perubahan genetik dari lele dumbo yang dilakukan oleh Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi. Kelebihan dari lele Sangkuriang ini fukunditas telur lebih banyak dan FCR lebih rendah dari lele Dumbo

  • LELE PHYTON

Ikan lele yang kepalanya mirip dengan ular phyton ini memiliki sungut dan badan lebih panjang dan ekor lebih bulat kelebihanya tahan dengan cuaca yang dingin sehingga survival ratenya mencapai 90 %

  • LELE MASAMO

Kelebihan dari lele masamo ini adalah pertumbuhan cepat dan tahan terhadap penyakit, makan rakus tetapi ngirit


  • LELE MUTIARA

Lele Mutiara singkatan dari Mutu Tinggi Tiada Tara. Kelebihan dari lele mutiara adalah pertumbuhanya lebih tinggi dibanding dari benih yang lain

CARA TERNAK IKAN LELE SECARA LENGKAP

Diatas adalah jenis jenis ikan lele yang biasa di budidaya atau diternak oleh masyarakat Indonesia, semoga bisa menambah pengetahuan tentang ikan lele, atau mungkin untuk menentukan pilihan jenis ikan yang mau dipelihara / diternak.

Dan berikut ini adalah tips / cara budidaya / ternak ikan lele yang saya rangkum menjadi 4 bagian / tahapan penting untuk diketahui :
  1. KOLAM TERNAK IKAN LELE
  2. BENIH / BIBIT TERNAK IKAN LELE
  3. MAKANAN DAN PERAWATAN
  4. PEMASARAN / PANEN TERNAK IKAN LELE
Masuk kebagian yang pertama yaitu,

1. KOLAM TERNAK IKAN LELE


Tidak ada standar khusus dalam membuat ukuran kolam untuk budidaya / ternak lele, hanya saja untuk daya tampung kolam dengan jumlah ikan yang akan diisi harus diperhitungkan. Untuk 1 Meter persegi kolam bisa diisi dengan100 ekor ikan lele. Jadi semisal membuat kolam dengan ukuran 3 X 5 M berarti luasnya adalah 15 M2 dan untuk bibit lelenya bisa diisi dengan 15 X 100 = 1.500 ekor. ketika masih anakan memang tampak sangat sedikit dan longgar tetapi ketika sudah dewasa jumlah tersebut sangat ideal.
Media yang dipakai untuk membuat kolam ada bermacam macam yaitu dengan dinding tembok, tanah, terpal / plastik dan DLL. Dari kesemua bahan tersebut semuanya baik dan tidak mempengaruhi hasil. Namun untuk pemula, memilih terpal sebagai media membuat kolam adalah pilihan yang tepat karena sangat praktis dan efisien.


CARA TERNAK IKAN LELE SECARA LENGKAP

Selanjutnya yang harus diperhatikan adalah memperhatikan suhu air dalam kolam, terutama saat benih baru yang masih kecil dimasukan, dan disinilah terkadang banyak benih yang mati. sebenarnya ada banyak faktor, tetapi salah satu penyebabnya adalah suhu air yang tidak stabil dan ini yang harus diperhatikan. Untuk ikan lele suhu yang bagus dalam air kurang lebihnya adalah sekitar 26 S / D 32ºC. Selain karena cuaca, ketinggian dan kerendahan air sangat menentukan suhu dalam  air.
Mempersiapkan kolam lebih awal sangat disarankan, karena air yang akan dipakai untuk anakan / bibit lele nantinya juga harus disiapkan jauh jauh hari pula, dengan maksud tentunya air yang akan dimasuki bibit / benih ikan lele sudah aman dan nyaman untuk digunakan.

Dan untuk cara / teknisnya lakukan seperti dibawah ini :
  • Masukan air untuk membersihkan kolam baru anda dan diamkan dulu selama kurang lebih 1 hari.
  • Cucilah / bersihkan dengan hati hati kolam  yang sudah diisi air yang diendapkan selama 1 hari dan buanglah airnya. (Cara ini boleh dilakukan boleh tidak tergantung kondisi kolam)
  • Masukan kembali air ke dalam kolam untuk bibit / benih ikan lele yang akan dipakai nantinya sesuai kebutuhan
  • Berikan kotoran kambing / sapi yang dibungkus didalam karung, lalu masukan ke dalam kolam yang sudah terisi air tersebut.
  • Diamkan dan biarkan mengapung didalam kolam kurang lebih selama 1 minggu, lalu angkat dan tiriskan karung yang diisi kotoran tersebut untuk dikeluarkan dari kolam.
  • Setelah selesai diangkat karungnya masukan bibit lele yang sudah dibeli ke dalam kolam yang sudah disiapkan seperti tahapan diatas.

2. BIBIT/BENIH TERNAK IKAN LELE


Mendapatkan bibit lele sekarang ini sangatlah mudah, selain bisa didapat dari Dinas Perikanan dan Kelautan setempat, bisa juga dengan membeli dari peternak yang melakukan pembibitan yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat.

CARA TERNAK IKAN LELE SECARA LENGKAP

Pemilihan bibit / benih ikan lele menjadi bagian penting dalam ternak / budidaya pembesaran ikan Lele, untuk itu didalam memilih bibit yang baik usahakan untuk memenuhi kriteria kriteria seperti dibawah ini :

USIA / UKURAN

Pilihlah bibit dengan usia / ukuran yang sama, hal ini bertujuan untuk mengurangi angka kematianan anakan ikan Lele dikarenakan ketidakseimbang persaingan. dan untuk anda yang masih pemula saran saya pilihlah bibit dengan ukuran yang cukup dewasa sekitar  dengan panjang sekitar 5 S/D 10 Cm. Mahal sedikit tidak jadi masalah, tetapi lebih aman untuk di pelihara.

SEHAT

Pilihlah bibit yang sehat, tidak ada cacat tubuh, dan tentunya tidak dalam kondisi stres dan sakit.
Berikut ini adalah ciri ciri bibit / benih anakan lele yang baik :
  • Gerakannya sangat lincah, tidak menggantung / berdiri didalam air
  • Tubuhnya ideal, antara badan dengan kepala besarnya seimbang
  • Warnanya tajam mengkilap, tidak pucat.
Dan selama masa pertumbuhan bibit lele agar pertumbuhannya berjalan dengan baik dan lancar usahakan jangan membuat bibit lele menjadi STRES.
Adapun ciri ciri bibit yang stres adalah sebagai berikut :
  • Permukaan air berbuih
  • Airnya sangat kotor / tercemar
  • Jumlah bibit terlalu banyak
  • Kepanasan atau kedinginan
  • Kelaparan atau kekenyangan
  • Ketakukan
  • Perubahan suhu yang mendadak.

3. PERAWATAN DAN MAKANAN TERNAK IKAN LELE

  • PERAWATAN

Salah satu tahapan penting dari ternak lele adalah faktor perawatan dan makanan, dengan memberikan makanan yang baik dengan efisien tetapi hasilnya maksimal menjadi kunci keberhasilan berternak lele.
Dengan berhasil menekan untuk biaya pakan, peluang keberhasilan dalam berternak ikan lele sangat bisa diraih. Dan untuk kata kuncinya adalah SABAR, JELI, KREATIF, Kesabaran dan ketekunan dalam mengelola peternakan, Jeli dalam mencari peluang, dan kreatif untuk selalu mencari solusi terbaik dalam memecahkan setiap masalah dalam berternak. Karena tantangan sebenarnya berternak ikan lele adalah ada di Tahap faktor perawatan dan makanan.

Dan kita dimulai dari awal, yaitu perawatan ketika ikan lele masih berusia anakan / bibit / benih yang baru dimasukan ke kolam. Dalam tahap pemeliharaan disini pergantian air sangat tidak disarankan untuk dilakukan ketika bibit lele sudah mulai dimasukan kedalam kolam, tetapi yang bisa dilakukan adalah dengan menambah ketinggian air kedalam kolam. Dan waktu untuk menambah ketinggian air disamakan dengan periode pergantian jenis pakan peletnya.

Sebagai contoh : Ketika masih anakan dengan panjang sekitar 5 – 7 CM untuk pertama kalinya lele dikasih pelet dengan jenis seri tertentu dan sekitaran 15 hari perawatan maka peletnya diganti dengan jenis atau seri selanjutnya yang tentunya berbeda untuk ukuran peletnya. maka pada saat pergantian jenis pelet tersebut tambahkan airnya sekitar 20 - 30 cm. begitu seterusnya sampai dengan masa panen tiba sehingga ketinggian air mencapai 100 s/ d 120 CM.

Untuk periode pemberian makanan bisa diberikan kurang lebihnya 4 - 5 kali dalam sehari, berikan jarak waktu setiap 2 / 3 jam sekali. dan untuk jumlahnya berikan makan secukupnya saja dan jangan terlalu banyak tetapi jangan pula terlalu sedikit.

  • MAKANAN


Sebagian peternak lele pemula mengeluh dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk pakannya saat berternak lele ini, dan untuk menyikapi hal ini cara yang harus dilakukan adalah dengan memberikan makanan alternatif selain pelet kepada ikan lele.
Dan berikut ini jenis jenis pakan alternatif yang bisa dibuat dan diberikan untuk pakan ikan lele :

BEKICOT / KEONG SAWAH

Cara membuatnya : Rebus Bekicot atau Keong kedalam air mendidih, setelah itu ambil daginngya, lalu cacah kecil kecil dan berikan pada ikan lele. 

CACING

Carilah cacing sebanyak banyaknya, potong kecil kecil, bisa langsung diberikan pada ikan lele atau dibuat tepung dan dijadikan pelet dengan dicampur bahan bahan yang lain.

TANAMAN / DAUN DAUNAN

Fermentasikan salah satu dari tananman ini, seperti, daun Pepaya, daun Eceng gondok, atau tanaman Azolla, lalu jadikan pelet, dan berikan pada ikan lele.

MAGGOT

Dengan membuat Maggot lalu diberikan pada ikan lele, caranya membuat media bertelur serangga dengan ampas tahu di dalam wadah. tunggu kurang lebih 2 – 3 minggu maka Maggot siap diberikan pada ikan lele.

4. FAKTOR PEMASARAN / PANEN TERNAK IKAN LELE


Sekarang ini banyak sekali penawaran yang dilakukan oleh pelaku ternak lele, salah satunya adalah penawaran dengan bagi hasil. Caranya dengan membeli bibit dan terpal di suatu tempat tertentu, tetapi untuk pembayaranya bisa dilakukan nanti dengan uang hasil panen lele yang juga dibeli oleh pemilik / pelaku tempat usaha tersebut. Dengan kata lain untuk hasil ternak lelenya sudah ada yang bersedia menampung / membeli, dan kita hanya mengeluarkan modal untuk biaya dalam membeli terpal saja. dan biaya untuk membeli bibit lele kita bisa gunakan untuk menambah jumlah kolam untuk diternak, cara ini bisa digunakan bagi anda yang memiliki modal yang pas pasan.

Selain itu juga banyak pula pengepul ikan lele yang setiap saat bisa dipanggil untuk membeli hasil ternak ikan lele kita. Atau munkin bila ada waktu dan mengingikan hasil yang lebih baik bisa dijual langsung ke pasar pasar terdekat di rumah anda.
Jadi untuk kesimpulannya dalam pemasaran hasil ternak ikan lele tidak ada kendala atau masalah yang perlu dikawatirkan.

Demikian Artikel tentang cara berternak ikan lele dengan mundah untuk pemula, semoga bisa bermanfaat.



“BERBAGI ITU HAPPY”

9/18/2017

CARA TERNAK BURUNG LOVEBIRD SECARA LENGKAP

AAN BUDIYANTO | 9/18/2017 | | Be the first to comment!
ZONATIPSINDONESIA. Di arena arena arena lomba / latihan burung senantiasa dipenuhi oleh peserta  yang melombakan burung lovebird. Setiap season untuk kelas lovebird gantangannya selalu diisi penuh, sampai sampai panitia menambah jadwal untuk lomba / latihan burung di kelas Lovebird ini, bahkan untuk kelas paud / lovebird mudapun dibuka juga.   Hal ini menandakan bahwa penggemar burung lovebird semakin hari semakin bertambah banyak. 

Ketika memiliki burung Lovebird dirumah terkadang terbesit benak untuk mencoba bertenak burung lovebird ini, Namun begitu, bagi sebagian penggemar Lovebird yang masih pemula, berternak Lovebird bisa dibilang gampang gampang susah.

Burung Lovebird yang sudah siap untuk diternak adalah burung dengan usia kurang lebih 1 tahun. burung dengan usia tersebut selain sudah siap untuk diternak juga sangat mudah untuk membedakan jenis kelaminnya. Dan hal ini yang terkadang menjadi kendala bagi para peternak burung Lovebird yang masih pemula, yaitu membedakan burung lovebird jantan dan betina. Karena dalam beberapa kasus ketika bertenak burung lovebird para peternak pemula ini memasangkan burung Lovebird yang jenis kelaminnya sama. Ahasil burung bisa bertelur namun tidak menetas atau malahan burung tidak kunjung bertelur.
Untuk anda yang masih bingung baca artikel berikut :



Carilah burung Lovebird dengan kualitas yang baik, lebih disarankan memilih burung Lovebird dengan warna yang unik dan menarik. Karena untuk kelangsungan ternak kedepanya pembeli akan memilih burung dengan kualitas yang baik dengan warna yang menarik.

Setelah mendapatkan burung Lovebird yang akan diternak, selanjutnya adalah masuk ke tahapan ternak burung, dan untuk tahap tahapannya adalah sebagai berikut :


  1. TAHAP MENYIAPKAN KANDANG TERNAK BURUNG LOVEBIRD
  2. TAHAP PERKAWINAN PERKAWINAN BURUNG LOVEBIRD
  3. TAHAP PERAWATAN ANAK BURUNG LOVEBIRD

Dan langsung saja masuk ke tahapan yang pertama Yaitu,


1. TAHAP MENYIAPKAN KANDANG TERNAK BURUNG LOVEBIRD


Disini ada dua pilihan dalam menyiapkan kandang burung lovebird untuk berternak. Berikut pilihan kandang untuk berternak burung Lovebird :

1. DENGAN KANDANG TERNAK DIPISAH


Dengan hanya memasukan / memisahkan satu pasang burung lovebird ke kandang ternak, maka buatlah kandang kecil  atau kandang yang besar namun disekat sekat kecil dengan ukuran masing masing 70 X 50 X 60 CM. Atau mungkin bisa beli toko toko pakan burung yang menyediakan kandang jadi.

Masukan sekalian perlengkapanya seperti Glodok, serutan kayu, sobekan sobekan kertas untuk persiapan bertelur burung lovebird nantinya. Dan jangan lupa sekalian di pasang tempat bertengger burung / Plangkringan sebanyak 2 biji serta tempat makanan dan minumannya.

CARA TERNAK BURUNG LOVEBIRD SECARA LENGKAP

2. DENGAN KANDANG TERNAK OMBYOKAN

Dengan memasukan semua burung loverbird yang akan diternak ke satu kandang yang besar, maka buatlah kandang dengan ukuran yang besar pula. Masukan semua glodog tempat bertelur burung Lovebird yang akan dipakai untuk bertelur, tatalah sesuai kebutuhan dan kenyamanan burung lovebird, dan jangan lupa disiapkan tempat makan dan minum burung lovebird, karena burung lovebird yang akan dimasukan lebih dari satu pasang, dan disarankan juga memakai nampan dari plastik untuk tempat makan dan minumnya.


Keuntungan yang didapat dari kandang seperti ini adalah tidak usah repot repot melakukan penjodohan burung, karena burung akan mencari jodohnya sendiri sendiri.
CARA TERNAK BURUNG LOVEBIRD SECARA LENGKAP


2. TAHAP PERKAWINAN BURUNG LOVEBIRD


Sebelum masuk ke tahap perkawinan kita harus memastikan dulu kalau burung Lovebird yang akan diternak sudah jodoh untuk dikawinkan. Karena bila belum mau jodoh yang terjadi biasanya burung tidak mau kawin dan lebih parahnya lagi bisa saling berkelahi dan berujung pada kematian burung.

Untuk caranya disini saya akan memberikan cara yang sangat sederhana, yang juga sering dilakukan oleh kebanyakan para peternak Lovebird pada umumnya, dan membaginya menjadi 2 metode / cara yaitu :

1. JODOH ALAMI

Dan untuk caranya lakukan hal hal sebagai berikut :

  1. Dengan membeli indukan burung lovebird dengan jumlah yang banyak
  2. Masukan semua lovbird yang dibeli tersebut ke 1 kandang yang sudah disiapkanTunggu sampai dengan masing masing lovebird berjodoh satu dengan yang lain
  3. Ambilah lovebird yang sudah berjodoh tersebut untuk dipisahkan kesarang yang akan dipakai untuk bertelur bila tidak ingin di campur / di ombyok.

Tanda tanda burung lovebird yang sudah berjodoh bisa dilihat dengan ciri ciri sebagai berikut :

  1. Sering (tidur ) berduaan / berdampingan,
  2. Saling bercumbu / saling meloloh,
  3. Sering Terlihat masuk glodog secara bersaan. Dan masih banyak lagi.



CARA TERNAK BURUNG LOVEBIRD SECARA LENGKAP

Dan jika memakai cara / metode ini tentunya tinggal menunggu proses kawin terjadi dan dilanjut ke pengeraman telur  sampai dengan menetas.

2. JODOH BUATAN

Dan untuk caranya lakukan hal hal sebagai berikut :
Dekatkan sangkar kedua burung Lovebird yang akan diternak, lakukan hal ini sesering mungkin termasuk dalam setiap merawat burung lovebird ini sehari harinya, seperti, mandi, makan, DLL. Lakukan cara ini sampai dengan burung cukup mengenal satu sama lain. 

Untuk keberhasilan penjodohan dengan cara ini untuk setiap burung berbeda beda, hal tersebut tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti masa birahi burung, usia burung, kesehatan burung, dan masih banyak lagi.

Untuk tanda tanda burung yang sudah berjodoh / saling kenal adalah :
  1. Tampak saling mencoba untuk mendekatkan diri
  2. Tampak menyoba untuk saling meloloh / bercumbu
  3. Tampak betina merendahkan badan (seperti pesawat) untuk memberikan tanda minta kawin.


CARA TERNAK BURUNG LOVEBIRD SECARA LENGKAP

Ada faktor penting yang juga harus dilakukan untuk membantu proses penjodohan berjalan dengan baik. faktor tersebut adalah dengan memberikan makanan makanan tambahan kepada burung Lovebird yang banyak mengandung vitamin dan protein tinggi, seperti buah buahan, sayur sayuran dan lain sebagainya.


Setelah proses perjodohan / perkenalan dirasa cukup, selanjutnya masuk ke proses perkawinan. Adapun waktu yang bagus untuk memulai menyatukan burung jantan dan betina dalam satu sangkar untuk dikawinkan adalah sore hari sekitar jam 16.00, dan jika belum terjadi perkawinan saat itu jangan kawatir, karena itu adalah hal yang wajar, biarkan burung istirahat untuk tidur bersama dalam satu kandang, sampai dengan besuk pagi untuk dipantau proses perkawinanya.

Adapun untuk ciri ciri burung yang sudah jodoh dan aman untuk dikawinkan bisa dilihat dari burung yang  saling bercumbu untuk meloloh, atau mencoba untuk membuat sarang bersama sama, dan jika hal ini sudah tampak terjadi, bagi anda yang tidak memiliki waktu untuk memantau proses perkawinan ini secara langsung, sampai dengan proses ini burung sudah bisa ditinggal untuk berpergian / kerja. dan biarkan burung melakukan perkawinan tanpa harus dipantau.

Tetapi jika dilihat burung tampak berkelahi dengan serius atau sang jantan mencoba mengejar si betina dalam waktu yang lama atau sebaliknya, sebaiknya burung harus segera dipisah kembali dan harus dilakukan proses perjodohan / perkenalan kembali.

CATATAN : Bila pejantan tidak untuk poligami atau dikawinkan dengan banyak betina dan hanya memiliki satu pasang burung sebaiknya dicampur saja burung jantan dan betinanya sampai dengan proses kawin berikutnya. Tetapi bisa dipisah juga dalam kondisi tertentu.

Setelah terjadi perkawinan burung betina biasanya bertelur, dan setelah bertelur burung Lovebird betina biasanya mulai mengerami dengan telur, dan jumlah telur yang dihasilkan untuk setiap burung berbeda beda, namun secara umum burung Lovebird menghasilkan telur sebanyak 4 S/D 5  butir dalam setiap perkawinan yang baik. Namun bisa lebih dan bisa kurang.

Dalam tahap pengeraman ini hal yang harus dilakukan adalah dengan memperhatikan dan menempatkan sangkar ternak yang dipakai untuk bertelur burung Lovebird di tempat yang sangat aman dan nyaman. Bisa didalam gudang, atau di dalam rumah, dan masih banyak lagi tergantung kondisi rumah. Dan yang sangat perlu diperhatikan adalah kepastian burung tidak terganggu dari berbagai macam ganguan yang membuat burung Lovebird tidak nyaman. Dan jangan lupa pula untuk memberikan ketersediaan makanan dan minuman yang cukup saat proses pengeraman ini berlangsung.

Proses pengeraman ini sendiri berlangsung kurang lebih 21 hari, namun jika ada telur yang belum menetas semua, berikan perpanjangan waktu selama 10 hari, karena memang beberapa faktor  terkadang telur tidak bisa menetas sesuai dengan waktunya. Dan hal ini juga wajar dan sering terjadi.

CATATAN : Kegagalan dalam proses pengeraman ini terjadi karena burung kurang nyaman dalam proses pengeramannya, jadi jangan sering sering melihat telur burung apalagi memegangnya. buatlah seminim mungkin gangguan gangguan yang terjadi di kandang Lovebird tersebut.

3. TAHAP PERAWATAN ANAK BURUNG LOVEBIRD


Setelah proses pengeraman burung selama kurang lebih 21 hari tersebut biasanya telur akan menetas, dan dalam tahap ini ada 2 pilihan untuk dilakukan dalam proses perawatan anakan burung lovebird.

1. Cara yang pertama adalah dengan membiarkan anakan burung Lovebird tersebut dibesarkan oleh indukannya, yang lebih diperhatikan adalah dengan  memberikan makanan makanan burung untuk sang induk yang baik, karena pada saat menetas induk burung akan memberikan lolohan makanan kepada anak anaknya yang baru menetas. Selain biji bijian berikan makanan makanan seperti sayur sayuran dan buah buahan yang segar seperti buah Apel, Jagung muda, kangkung, atau toge, dll.

Cara ini sangat disarankan karena untuk daya tahan tubuh dan performa burung akan lebih baik bila anakan Lovebird mendapatkan lolohan yang maksimal dari indukannya langsung sampai dengan bisa makan sendiri. Dan selain itu tentunya tidak akan merepotkan pemiliknya.


2. Cara yang kedua adalah dengan mengambil anakan burung untuk diberikan lolohan secara manual atau bantuan, Cara ini bisa / lebih aman dilakukan bila anakan anakan sudah berusia kurang lebih 10 S/D 15 hari. Berikan anakan burung dengan melolohnya memakai sendok teh atau spet suntikan dengan memberikan makanan makanan yang bergizi, seperti parutan Jagung, atau bubur anak yang bisa dibeli di toko toko terdekat. Atau juga bisa membuat ramuan yang lebih baik lagi sesuai selera, namun untuk kualitas makanan yang banyak mengandung vitamin dan protein tinggi yang sangat disarankan.

Cara ini sangat bagus dilakukan bila ada gangguan dari induk yang nakal, atau tidak maksimal saat melolohnya. dan kelebihan dari cara ini adalah induk burung lebih cepat disiapkan kembali untuk proses kawin berikutnya.
Setelah anakan burung berusia kurang lebih 1 Bulan, biasanya sudah belajar untuk makan sendiri, namun yang harus diperhatikan dalam memisah anakan burung dari induknya adalah dengan tetap memberikan makanan makanan yang lengkap selain biji bijian seperti buah dan sayur sayuran segar.

Dan sampai dengan  tahap ini burung Lovebird betina sudah bisa dikawinkan lagi, namun untuk lebih baiknya burung jantan dan betina dimandikan dulu menggunakan air yang dicampur dengan obat kutu, dan jangan lupa pula untuk menyiapkan dan membersihkan kandang  / sangkar yang akan  dipakai kembali untuk bertelur.

Demikian tips / cara berternak Lovebird secara lengkap dan mudah untuk pemula, semoga bisa bermanfaat.

“BERBAGI ITU HAPPY